Hari itu seperti biasa setelah pulang dari toko orangtua, aku yang terbiasa berjalan kaki cukup jauh sedang menuju tempat dimana angkot ngetem. Ada kebiasaan kecil yang aku lakukan ketika aku sedang berjalan kaki cukup jauh atau mendaki yaitu berdzikir, kalimat tahmid, tahlil, dsb.
Ya berdzikir, karena yang kupelajari dari guru ngaji dibanding kita memikirkan hal lain, lebih baik kita mengingat Allah. Tapi hari itu tidak, aku malah iseng menghitung langkah, 1,2,3dst. Hingga pada hitungan 100 lebih, terlintas dibenakku , untuk apa yah aku berhitung tapi tidak berdzikir? .
Namun itu hanya jadi pikiran yang melintas lewat saja, eh aku malah tetap melanjutkan berhitung dengan langkah yang mantab. Lalu kemudian tepat kurang dari 5 meter langkah ke -500 lebih, saat angkot yang akan ku naiki juga telah muncul. kreeeek, bagian pergelangan kaki terasa sakit tiba-tiba.
Ya Allah, padahal aku sedang pakai alas kaki yang datar, atau aku juga gak sedang kesleo (biasanya aku suka kehilangan keseimbangan jika menggunakan alas kaki merek cr*cs, dan membuat pergelangan kaki ku terlipat) . Benar terjadi secara tiba-tiba saat aku melangkah dengan baik. Hingga memijakkan kaki pun aku tak kuasa menahan sakitnya.
Akhirnya aku terdiam ditempat tak jadi menghampiri angkot yang akan kunaiki. Sampai angkot menghampiriku, aku memaksakan diri untuk naik ditopang dengan kaki kanan dengan meringis menahan sakit , ngilu, nyeri. Setelah diangkot aku terdiam, beristigfar. Mungkin ini teguran cantik (Allah Maha baiiiik) karena aku telah melewatkan kesempatan untuk berdzikir mengingat Allah . Akhirnya, pergelangan kaki ku yang sakit mulai membaik dua hari setelahnya.
Search
Salam

Categories
- #MoveonProject (5)
- Catatan Diri (20)
- Cerbung (4)
- Jejak Bacaan (6)
- Kutipan (5)
- Little Stories (25)
- Musik Positif (5)
- Others (2)
- Prosa (19)
- Untuk Lina (9)
Popular Posts
Featured Post
Lelaki Pendek, Hitam, dan Lebih Jelek dari Untanya
Kali ini tentang ''Lelaki Pendek, Hitam, dan Lebih Jelek dari Untanya'' yang saya baca dari buku dengan judul yang sama ka...
0 komentar:
Post a Comment