Ar-Rahman : 13 So which of the favors of your Lord would you deny?

Pagi itu semangat tak kurasa seperti biasanya. Itu karena aku dibuat galau lagi soal WAKTU dan PRIORITAS. Yah, aku lagi-lagi dipepet pilihan harus kesekolah atau ke kampus terlebih dahulu. Keduanya penting. Keduanya harus kupenuhi. Memang ke kampus bukan saat harus kuliah, tapi ada amanah yang harus ditunai, tapi hari itu juga jadwal rutinan ku melaksanakan madrasah di sekolah. Ku coba menyelesaikan apa saja yang harus kukerjakan dan meminta temanku membantu dan menggantikan tugas ku ke sekolah sebelum aku menyusul. Aku memilih kekampus terlebih dulu. Faktor waktu mulainya yang lebih awal.

Alhamdulillah, perkiraan waktu dikampus hanya ngaret 1 jam. Setelah menyelesaikan urusan dikampus, aku bergegas ke stasiun. Tujuan jakarta-kota. Jam menunjukkan pukul 4sore, padahal harusnya aku sudah tiba disekolah. Saudari-saudariku sudah menghubungi, menanyakan perihal keberadaanku dimana saat itu. Jam 5 akhirnya tiba juga. Kabar dari saudari- saudariku, acara sudah selesai . #jleb, Ya Rabb, aku merasa bersalah, tapi ku memohon mereka untuk menunggu, aku tetap datang. Mereka pun menyetujui, alhamdulillah.

Aku pun terpaksa harus naik ojek dari stasiun agar cepat sampai. Sadar aku, ternyata naik ojek itu lebih mahal #buatmahasiswa, tidak seperti naik angkot. Tapi apalah arti belasan ribu mendekati 20 puluh ribu untuk menjangkau sekolah lebih cepat. Setiba disekolah, tepatnya halaman masjid sekolah, kulihat tidak banyak sandal, sudah sepi. Jangan- jangan benar teman-teman dan adik-adik sudah pulang kerumah masing-masing. Aku tetap masuk mencari kelantai atas, alhamdulillah masih ada 4 orang saudariku. 1 saudari ku yang seangkatan, Sinta namanya, sahabat yang ku kenal sejak smp-sma-kampus, Allah pertemukan kami ditempat yang sama dan 3 orang lagi adik kelasku di rohis.

Aku pun memohon maaf atas keterlambatan ku dan berbincang-bincang sebentar.  Setelah itu adik-adik berpamitan. Aku dan Sinta pun juga memutuskan berjalan pulang , melewati jalan biasa menuju tempat berhentinya angkot. Aku , selama tiga tahun lebih aku setiap harinya berjalan menyusuri jalan itu. Dulu beramai- ramai, bersama saudari- saudariku dari zwolf :) . Sekarang aku lebih sering hanya bersama Sinta saja, itupun tidak setiap hari seperti dulu. Mungkin sekarang hanya dihari ketika aku ke sekolah bersama Sinta.

Yah, selalu sama. Aku merindukan mereka zwolf, sudut- sudut sekolah, dan kegiatan sehari- harinya.

Mencintai-NYA (cinta yang paling membahagiakan dan menyembuhkan)

"Cinta memang bukan segalanya-galanya, tapi kehilangan cinta seperti kehilangan segala-galanya"

ini yang mungkin kita rasakan ketika kita merasa kehilangan seseorang yang kita cintai.
Seperti kehilangan segalanya..

Ya, Mencinta dalam konteks diatas sangat berpeluang untuk menemui KEHILANGAN.

Mencintai makhluk berpeluang pada kehilangan, kebersamaan dengan makhluk juga berpeluang mengalami perpisahan.

Lalu CINTA yang bagaimana yang tidak menemui kehilangan?

Hanya cinta kepada Allah yang tidak.

Maksudnya?
*_*

Ya, jika kita mencintai Allah, kita tidak akan merasa kehilangan.

dimisalkan ketika kita mencintai seseorang ada dua kemungkinan diterima dan ditolak.
Jika ditolak, pasti sakit rasanya.

Hanya mencintai Allah, pasti diterima.
Dan tak akan menjadi "sakit".

Jika kita mencintai Allah, kita tidak akan merasa kehilangan.

Benarkah bisa demikian?

Yaa, ketika kita mencintaiNYA, tak akan ada seorang pun yang merebut Allah yang kamu cintai itu dari hatimu.
Tak akan ada seorang yang akan merampas Allah dari hatimu.

Jika kau bermesraan dengan Allah, hidup bersama Allah, kau tidak akan pernah berpisah denganNYA.
(sedangkan dgn makhluk itu pasti).
Allah akan setia menyertaimu. Allah tidak akan berpisah darimu. KECUALI kamu sendiri yang memisahkan diri dari-NYA.

INGAT BAHWA, ketika seorang senantiasa mendekatkan diri padaNYA, niscaya Allah itu selalu menyertainya.
Dan ketika seseorang merasa jauh dariNYA, itu tak lain karena diri nya lah yang telah menjauh dari Allah.

** setelah membaca sebuah buku. drlyn:)

Be a great Muslimah


Mulialah seorang muslimah yang shalihah. Di dunia, ia akan

menjadi cahaya bagi keluarganya dan berperan melahirkan generasi dambaan. Jika ia wafat, Allah akan menjadikannya bidadari di surga. Kemuliaan wanita shalihah digambarkan Rasulullah Saw. dalam sabdanya, “Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah”. (HR. Muslim).



Dalam Al-Quran surat An-Nur: 30-31, Allah Swt. memberikan gambaran muslimah shalihah sebagai wanita yang senantiasa mampu menjaga pandangannya. Ia selalu taat kepada Allah dan Rasul Nya. Make up- nya adalah basuhan air wudhu. Lipstiknya adalah dzikir kepada Allah. Celak matanya adalah memperbanyak bacaan Al-Quran.

Muslimah shalihah itu sangat memperhatikan kualitas kata-kata dan sikapnya. Tidak ada dalam sejarahnya seorang muslimah shalihah centil, suka jingkrak-jingkrak, dan menjerit-jerit saat mendapatkan kesenangan. Ia akan sangat menjaga setiap tutur katanya agar bernilai bagaikan untaian intan yang penuh makna dan bermutu tinggi. Dia sadar betul bahwa kemuliaannya bersumber dari kemampuannya menjaga diri (iffah).

Muslimah shalihah itu juga selalu menjaga akhlaknya, dimulai dari sikapnya sampai penampilannya. Karena dia sangat memahami betul betapa sangat berharga seorang muslimah yang baik itu.

Muslimah juga manusia
Benarkah kita sudah menjadi sosok muslimah ideal? terus bagaimana kalau ada muslimah nyebelin? Hmm. Memangnya ada?
Harusnya muslimah menjadi menjadi sosok menyejukkan, keberadaannya membawa kedamaian, bukan membuat sebal. Tapi kenyataannya memang ada lho muslimah yang gak bikin nyaman sesamanya. Coba tengok kanan , kiri,depan, belakang atau cermin. Jangan-jangan muslimah nyebelin itu kita sendiri!. whaaa.. Kok bisa? Ya bisa, karena muslimah juga manusia :D.
Lalu kenapa sih dibilang muslimah nyebelin?. Indikasinya sih karena beberapa hal kecil yang kurang diperhatikan dalam kesehariannya si muslimah ini sehingga menganggu kenyamanan hati, panca indra serta rasa orang lain. Apa aja sih yang biasanya menjadi masalah dikalangan muslimah sehari- hari? Berikut beberapa point masalah pada muslimah yang diambil dari buku “Jangan Jadi Muslimah Nyebelin” karangan Asma Nadia.

Yang remeh yang mengganggu

1.KERINGAT

Yang satu ini benar- benar Hidden Killer . Perhatikan jika selama ini orang- orang gak betah didekatmu. Walaupun cantik, anggun,ramah tapi kalau bau badan, siapa yang kuat dekat dekat?

Tipsnya :

a. ­­Ganti jilbab sehari sekali
b. Ganti baju (atasan). Kalau hari ini sudah dipakai, esoknya jangan dipakai lagi ya… ngirit detergen banget..hihihi..
c. Pakai anti bau badan (deodorant gitu
d. Mandi.. (hayo, sapa ya yang jarang mandi??)
e. Perhatikan makanan dan minuman (jangan hobi makan makanan yang dapat merangsang bau…ex : petai, jengkol.. weleh, denger aja merinding apalagi sampai disuruh makan..gak deh!.
f. Siapkan ekstra baju ganti. Rajin nyuci + nyetrika biar punya stok baju banyak

2.BAU MULUT

Merasa bau mulut kita tidak bau ketika ber’hah’ bukan berarti oranglain juga merasa begitu :

a. Rajin sikat gigi (merawat gigi juga merupakan investasi lho, gigi mempunyai pran vital agar senyummu lebih cling :D )
b. Pakai Obat kumur (kalau masih bau juga, paling tidak sebelum ketemu orang- orang penting)
c. Sedia perment mint
d. Ke dokter gigi (bau mulut bisa juga disebabkan oleh gigi yang bermasalah)

3.RAMBUT
Muslimah yang berjilbab sering mengalami kerontokan rambut dan ketombe, karena memang rambutnya sering ditutup. Tapi, mentang- mnetang pakai jilbab,gak berarti kita cuek sama urusan rambut, rambut harus tetap diperhatikan oleh muslimah, karena rambut ibarat mahkota.

Tips + triknya :
a. Keramas yang rutin, minimal 2 hari sekali. Plis jangan malas, rambut bersih dan sehat bikin kamu bebas dari gatal gatalk.
b. Jangan malas pakai conditioner
c. Keringkat rambut setelah keramas. Aroma tidak enak juga bisa keluar dari pori pori kain jilbab kalau kamu memakai jilbab dalam keadaan rambut yang basah.
d. Rajin disisir biar gak kusut
e. Waspadai si pediculus (kutu) yang menyerang rambut.. (hi.. so danger‼!)

4.SERBA SERBI PENAMPILAN

Cara kita berpakaian akan mencerminkan kepribadian kita. Terutama buat yang berjilbab, pakaian gak hanya mencerminkan identitas keislaman, tapi pilihan corak, warna model , kerapihan itu juga mencerminkan kepribadian.

Berikut hal yang harus diperhatikan

· Wajah yang tidak bersih, tampang bete atau aksesoris yang nyelip- nyelip digigi . Muslimah harus rajin membersihkan wajah setelah beraktivitas.

· Warna warni busana (Jangan sampai over confidence dan pandai- pandai dalam mix and match. Terkadang ada muslimah yang terlalu over confidence alias kePDan sehingga dia enjoy aja dengan bajunya yang gak matching padahal itu jadi bahan pembicaraan orang di sekitarnya. Terkadang ada juga yang salah mix and match warna bajunya)

Tipsnya :

o Kenali warna kulit (cerah/gelap)
o Pakai baju yang sesuai warna kulit
o Hindari warna senada (mulai jilbab-baju-rok-kaos kaki MERAH semua..hihii..kampanye dong)
o Kalau bajunya bermotif, pilih jilbab yang tidak terlalu bermotif juga.
o Jangan pakai baju kekecilan/kedodoran

· Untuk mempercantik penampilan, muslimah sering menggunakan aksesoris seperti bros, gelang, cincin, peniti, dll. Kalau pakai perhiasan, jangan seperti eams berjalan. Tar menimbulkan kecemburuan sosial lho! Yang wajar-wajar saja. Allah SWT kan juga tidak menyukai hal-hal yang berlebihan.

Nah demikianlah sedikit contoh yang bisa dikupas. Dimanapun kita, kita tidak hanya membawa diri kita, tapi kita membawa ISLAM. Karena keindahan ISLAM tercermin juga dari penampilan kita sebagai muslimah. Mudah- mudahan dapat membuat kita sama sama intropeksi diri, melakukan pembenahan menuju pribadi yang lebih baik seperti yang dicontohkan ummahatul mukminin, istri- istri Rasulullah SAW. Karena muslimah yang baik ialah muslimah yang orang lain aman dari sikap dan tuturkatanya.

drlyn:)

Waktu dan kehidupan


Bismillahirrohmanirrohim

(QS. Al Ashr 1-3)

Demi masa. Sesungguhnya manusia benar berada dalam keadaan merugi. Kecuali orang-orang yang beriman, beramal sholeh dan saling nasehat-menasehati dalam kebenaran dan kesabaran..

Allah mengawali ayat ini dengan wa qasam atau sumpah, yang berarti hal ini adalah sesuatu yang teramat penting. Dimana manusia akan berada dlm keadaan merugi apabila tidak dapat memanfaatkan waktu yang Allah amanahkan dengan sebaik-baiknya..

bahkan, kita (saya kalii..) kerap membiarkan waktu berlalu begitu saja karena kelalaian..

“Duh ga punya waktu nih”, " “maaf ya lagi sibuk banget, ni aja lupa mandi" loh?--'' , dan masih banyak lagi ungkapan-ungkapan yang seringkali kita dengar bahkan kita ucapkan sendiri berkaitan dengan waktu yang kita miliki. Padahal kita tahu dong kalau setiap orang memiliki jumlah waktu yang sama yaitu 24 jam sehari dan 7 hari seminggu. Memang benar bahwa kewajiban kita lebih banyak dibandingkan waktu yang kita punya, lalu apa sebabnya ada yang sepertinya dapat mengerjakan semua hal dengan kualitas baik, dan ada yang untuk mengerjakan satu pekerjaan saja sepertinya punya waktu 24 jam tidaklah cukup..


Begitulah berharganya waktu, sehingga seringkali kita harus memilih antara mengerjakan pekerjaan tertentu dan meninggalkan lainnya.

memang karena hidup itu penuh pilihan dan konsekuensi (begini qoute nya "Hidup adalah pilihan, namun janganlah lupa untuk selalu melibatkan Allah disetap pilihanmu" :)). Namun seringkali yang terjadi adalah kita tidak bisa menentukan pilihan, pekerjaan mana sebagai prioritas sehingga akhirnya tidak ada satu pun terselesaikan secara optimal.

Karakterisitik waktu :

1 Cepat berlalu
2. Tak bisa kembali
3. tidak dapat diulang atau diganti..

Tentu saja tidak ada satu orang pun menginginkan semua waktunya habis sia- sia. Untuk itu kita perlu menentukan skala prioritas dan memanage waktu sebaik mungkin sehingga kita tidak menjadi orang yang merugi atau celaka karena tidak bisa melakukan sesuatu atau menjadi lebih baik dari waktu ke waktu..


Dalam menentukan skala prioritas kadang kita masih suka bingung, (sayaa kalii)

mana tuh yang penting, mana yang gak penting, krn pada dasarnya manusia memiliki hawa nafsu, kadang menurut sertakan hawa nafsu dlm mengukur prioritasnya

Nah ni ada tips nya buat bantu kita menentukan prioritas : bikin empat kuadran yang nantinya berisi 4 skala prioritas, urutannya

1. penting mendesak
2. penting, tidak mendesak
3. tidak penting, medesak
4. tidak penting, tidak mendesak
bisa dicoba tuh temen2 yang belum pernah nyoba,..hehe

"bekerjalah maksimal untuk duniamu seolah- olah kau hidup selamanya, bekerjalah maksimal untuk akhiratmu seolah2 kau mati esok"

Agar kita tidak merugi, yuk terus belajar agar dpt memanfaatkan waktu dengan sebaik2nya, saling nasehat menasaheti dlm kebaikan dan kesabaran juga beramal shaleh ditingkatkan, beramal shaleh kan adalah buah dari keimanan, nah berarti sangat perlu dijaga dan ditingkatkan keimanan kita pd Allah. Wallahu 'alam bisshowab
semoga bermanfaat

drlyn :)

Lalu dimana posisiku?

Aku khawatir terhadap suatu masa yang roda kehidupannya daapat menggilas keimanan.
Keimanan hanya tinggal pemikiran, yang tidak berbekas pada perbuatan.
Banyak orang berakal tapi tak beriman.
Ada lidah fasih, tapi berhati lalai.
Ada yang khusyuk, namun sibuk dalam kesendirian.
Ada ahli ibadah, tapi mewarisi kesombongan iblis.
Ada ahli maksiat, rendah hati bagaikan sufi.
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat.
Dan ada yang menangis karena kufur nikmat.
Ada yang murah senyum, tapi hatinya mengumpat.
Dan ada yang bertulus hati, tapi wajahnya cemberut.
Ada yang berkata bijak, tapi tak memberi teladan
Dan ada pelacur yang tampil jadi pujaan.
ada yang punya ilmu, tapi tak paham.
Ada yang paham , tapi tak menjalankan aturan.
Ada yang pintar, tapi membodohi.
Ada yang bodoh, tapi tak tahu diri.
Ada yang beragama, tapi tak berakhlak.
Dan ada yang berakhlak, tapi tak bertuhan.
Lalu diantara semua itu, dimanakah aku berada?
(Ali bin Abi Thalib)


Welcome !

Assalamu'alaykum, ahlan wa sahlan untuk semuanya dan aku sendiri didalam blog ini. This is my first post. Semoga beroleh manfaat :)