Mencintai-NYA (cinta yang paling membahagiakan dan menyembuhkan)

"Cinta memang bukan segalanya-galanya, tapi kehilangan cinta seperti kehilangan segala-galanya"

ini yang mungkin kita rasakan ketika kita merasa kehilangan seseorang yang kita cintai.
Seperti kehilangan segalanya..

Ya, Mencinta dalam konteks diatas sangat berpeluang untuk menemui KEHILANGAN.

Mencintai makhluk berpeluang pada kehilangan, kebersamaan dengan makhluk juga berpeluang mengalami perpisahan.

Lalu CINTA yang bagaimana yang tidak menemui kehilangan?

Hanya cinta kepada Allah yang tidak.

Maksudnya?
*_*

Ya, jika kita mencintai Allah, kita tidak akan merasa kehilangan.

dimisalkan ketika kita mencintai seseorang ada dua kemungkinan diterima dan ditolak.
Jika ditolak, pasti sakit rasanya.

Hanya mencintai Allah, pasti diterima.
Dan tak akan menjadi "sakit".

Jika kita mencintai Allah, kita tidak akan merasa kehilangan.

Benarkah bisa demikian?

Yaa, ketika kita mencintaiNYA, tak akan ada seorang pun yang merebut Allah yang kamu cintai itu dari hatimu.
Tak akan ada seorang yang akan merampas Allah dari hatimu.

Jika kau bermesraan dengan Allah, hidup bersama Allah, kau tidak akan pernah berpisah denganNYA.
(sedangkan dgn makhluk itu pasti).
Allah akan setia menyertaimu. Allah tidak akan berpisah darimu. KECUALI kamu sendiri yang memisahkan diri dari-NYA.

INGAT BAHWA, ketika seorang senantiasa mendekatkan diri padaNYA, niscaya Allah itu selalu menyertainya.
Dan ketika seseorang merasa jauh dariNYA, itu tak lain karena diri nya lah yang telah menjauh dari Allah.

** setelah membaca sebuah buku. drlyn:)

0 komentar:

Post a Comment