Istiqomah adalah usaha untuk konsisten menunaikan ketaatan. Bagaimana agar dapat istiqomah dalam beribadah?
Berikut cara agar dapat istiqomah yang saya ringkas dari kajian Ustadz Adi Hidayat.
1. Belajar
Istiqomah dimulai dengan ilmu pengetahuan. Amalan apa yang ingin kita istiqomah didalamnya maka kita memerlukan pengetahuan terkait amalan tersebut. Sebab jika kita mengerjakan sesuatu tanpa ilmu maka tidak akan ada motivasi bagi kita untuk menguatkan hal yang ingin kita kerjakan. Terkait belajar, bahkan kita mengetahui ayat yang pertama turun kepada Nabi Muhammad SAW adalah iqra (bacalah). Maka mulailah dengan mempelajari ilmu dan ketentuan-ketentuannya.
2. Cari tahu keutamaannya.
Misal ingin mulai istiqomah shalat di awal waktu. Selagi berusaha dalam amalan tersebut cari tahu keutamaan-keutamaan shalat di awal waktu. Keluarkan motivasi-motivasi positfnya untuk kelak menjadi penguat saat semangat ibadah mengalami penurunan. Keutamaan-keutaaman ini dapat juga ditulis dan ditempel di dinding agar dapat menjadi pengingat kenapa kita harus selalu berusaha istiqomah menjalani amal shalih tersebut.
3. Hadirkan ancaman atau kerugiannya.
Ketika kita berusaha istiqomah dalam suatu hal yang baik maka pasti kita tak lepas dari godaan atau penurunan dalam semangat. Selain mengetahui keutamaan dari suatu amalan kita juga perlu mengetahui apa kerugian bagi kita apabila kita meninggalkannya. Hadirkan ancaman Allah saat kita menyimpang dari amal shalih yang kita kerjakan.
4. Memohon pada Allah agar dikuatkan.
Karena istiqomah adalah usaha dan usaha manusia tak lepas dari daya upaya yang Allah berikan maka mintalah kepada Allah agar Allah menguatkan kita. Ketika kita menjalani suatu amalan dan berusaha konsisten menunaikanya Allah jangan pernah lupa berdoa agar Allah menerima amalan kita.
Wallahu a'lam bis showab.
Berikut cara agar dapat istiqomah yang saya ringkas dari kajian Ustadz Adi Hidayat.
1. Belajar
Istiqomah dimulai dengan ilmu pengetahuan. Amalan apa yang ingin kita istiqomah didalamnya maka kita memerlukan pengetahuan terkait amalan tersebut. Sebab jika kita mengerjakan sesuatu tanpa ilmu maka tidak akan ada motivasi bagi kita untuk menguatkan hal yang ingin kita kerjakan. Terkait belajar, bahkan kita mengetahui ayat yang pertama turun kepada Nabi Muhammad SAW adalah iqra (bacalah). Maka mulailah dengan mempelajari ilmu dan ketentuan-ketentuannya.
2. Cari tahu keutamaannya.
Misal ingin mulai istiqomah shalat di awal waktu. Selagi berusaha dalam amalan tersebut cari tahu keutamaan-keutamaan shalat di awal waktu. Keluarkan motivasi-motivasi positfnya untuk kelak menjadi penguat saat semangat ibadah mengalami penurunan. Keutamaan-keutaaman ini dapat juga ditulis dan ditempel di dinding agar dapat menjadi pengingat kenapa kita harus selalu berusaha istiqomah menjalani amal shalih tersebut.
3. Hadirkan ancaman atau kerugiannya.
Ketika kita berusaha istiqomah dalam suatu hal yang baik maka pasti kita tak lepas dari godaan atau penurunan dalam semangat. Selain mengetahui keutamaan dari suatu amalan kita juga perlu mengetahui apa kerugian bagi kita apabila kita meninggalkannya. Hadirkan ancaman Allah saat kita menyimpang dari amal shalih yang kita kerjakan.
4. Memohon pada Allah agar dikuatkan.
Karena istiqomah adalah usaha dan usaha manusia tak lepas dari daya upaya yang Allah berikan maka mintalah kepada Allah agar Allah menguatkan kita. Ketika kita menjalani suatu amalan dan berusaha konsisten menunaikanya Allah jangan pernah lupa berdoa agar Allah menerima amalan kita.
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.Demikianlah tips singkat agar dapat istiqomah dalam beribadah :'). Karena kita tidak tahu kapan Allah menghentikan kehidupan kita maka jangan pernah berhenti berjuang dalam menunaikan ketaatan. Agar ketika hidup terhenti semoga kita dapat menghadap Allah dalam keadaan taat kepadaNya. Aamiin.
Wallahu a'lam bis showab.




