Selain mengenal Allah kita sebagai hamba juga harus yakin. Yakin pada Allah, yakin bahwa Allah-lah yang mengatur setiap apapun dalam kehidupan ini. Kalau yakin, jadi makin ajeg sama Allah, Gak plintat-plintut lah jalanin hidup. Yakin apapun yang ditakdirkan Allah untuk kita tidak akan pernah tertukar oleh apapun atau siapaun.
Jika tiba saatnya kita bertemu dengan bagian kita, maka tekadkan pada diri kita, kita akan menemuinya dalam keadaan penuh berkah. Apabila diberi kita bersyukur, jika ditahan maka kita bersabar. Apabila nikmat ditarik, kita berusaha ridha. Haqqul yakin Allah menciptakan kita.
Allah yang menciptakan jodoh kita. Tidak mungkin kita menikah dengan yang bukan jodohnya. Allah yang Maha Tahu di mana dan siapa jodoh kita. Maka tetap berniatlah untuk berumah tangga sakinah mawaddah wa rahmah. Ikhtiarlah dengan jalan yang Allah sukai. Percaya tidak akan tertukar rezeki.
Jika tiba saatnya kita bertemu dengan bagian kita, maka tekadkan pada diri kita, kita akan menemuinya dalam keadaan penuh berkah. Apabila diberi kita bersyukur, jika ditahan maka kita bersabar. Apabila nikmat ditarik, kita berusaha ridha. Haqqul yakin Allah menciptakan kita.
Allah yang menciptakan jodoh kita. Tidak mungkin kita menikah dengan yang bukan jodohnya. Allah yang Maha Tahu di mana dan siapa jodoh kita. Maka tetap berniatlah untuk berumah tangga sakinah mawaddah wa rahmah. Ikhtiarlah dengan jalan yang Allah sukai. Percaya tidak akan tertukar rezeki.
Berdesak-desak doa di Multazam, tetap ia tak mungkin tertukar.





