Sudah hitungan tahun aku menghabiskan malam memikirkannya.
Sepanjangnya juga tak lupa diiringi doa, walau kadang tak tersampaikan dengan indah. Kadang juga hanya sekedar butiran nafas menerbangkan asa, berharap pintu langit terbuka.
Sembari terus memuhasabahi.. apa yang kurang, apa yang belum, bagaimana lagi, salahkah selama ini, baikkah ini, atau harus sekeras apa lagi.
Aku belum bilang 'aku bosan', walau mungkin sudah merasakannya.
Aku tak kan bilang 'aku bosan'. Karena bagaimanapun tetap ada harapan dimana terbuka jalan, entah di pintu 1000 sekian, aku (masih) menunggu jawaban terbaik-Nya.
Search
Salam

Categories
- #MoveonProject (5)
- Catatan Diri (20)
- Cerbung (4)
- Jejak Bacaan (6)
- Kutipan (5)
- Little Stories (25)
- Musik Positif (5)
- Others (2)
- Prosa (19)
- Untuk Lina (9)
Popular Posts
Featured Post
Lelaki Pendek, Hitam, dan Lebih Jelek dari Untanya
Kali ini tentang ''Lelaki Pendek, Hitam, dan Lebih Jelek dari Untanya'' yang saya baca dari buku dengan judul yang sama ka...
0 komentar:
Post a Comment